06.22 Comment0 Comments

Saat ini flash disk merupakan sebuah tool yang sangat berarti bagi kita. Mungkin dapat dikatakan bahwa flash disk lebih penting dimiliki daripada komputer sendiri karena sekarang dimana-mana sudah banyak rental komputer yang dapat di sewa untuk digunakan per jamnya. Bahkan, seorang teman pernah mengatakan kepada saya bahwa flash disk adalah setengah dari otaknya. Mungkin kedengaran berlebihan bagi sebagian orang, namun begitulah pentingnya flash disk pada zaman seperti sekarang ini.Disamping kegunaannya yang sangat berperan dalam dunia komputer, flash disk sangat rentan terhadap virus. Bahkan flash disk juga dapat dikatakan sebuah media yang sangat baik bagi penyebaran virus. Saat Anda memasukkan flash disk Anda ke komputer yang bervirus, biasanya secara otomatis virus akan masuk ke flash disk Anda dan Anda secara tidak langsung akan ikut berperan menyebarkan virus tadi saat Anda memasukkan flash disk tersebut ke komputer lain. Parahnya lagi apabila virus tersebut masih belum ada antivirusnya, membuat Anda harus repot menginstal ulang jika tidak bisa menghapusnya secara manual.
Pada artikel kali ini saya ingin berbagi beberapa trik yang biasa saya gunakan dalam menghindari virus dari flash disk masuk ke komputer saya. Silahkan simak triknya di bawah# Matikan AutorunAutorun merupakan trigger yang paling umum dalam penyebaran virus. Jika Anda pengguna windows XP,
Anda dapat mematikannya dengan cara
  1. klik start->run
  2. masukkan perintah "gpedit.msc"
  3. Pilih "Administrative Template" di Computer Configuration
  4. Lihat ke kolom sebelah kanan, kemudian double klik "system"
  5. Double klik "Turn Off Autoplay"
  6. Pilih opsi "enabled"
  7. Kemudian OK
  8. Restart komputer Anda.

# Tidak mengaktifkan hide file/folder dan hide protected operating system files.Banyak virus yang tidak dapat terlihat pada komputer Anda karena settingan default di Windows adalah tidak menampilkan semua file yang hidden. Fungsinya adalah agar user tidak mendelete secara tidak segaja file-file system yang akan mempengaruhi kerja windows apabila di delete. Namun dengan cara ini virus dapat bersembunyi sehingga Anda tidak dapat mengetahui file virus ada pada flash disk Anda.Asalkan Anda dapat berhati-hati, tidak masalah untuk menonaktifkan hide file/folder dan hide protected operating system files di komputer Anda.

Caranya dengan :
  1. Klik start -> my computer
  2. Pada navigasi bagian atas klik "Tools"
  3. Pilih opsi "Folder Options"
  4. Klik "view" pada navigasi di bagian atasnya.
  5. Pilih opsi "show hidden files and folders"
  6. Unchecklist "hide extentions for known types" dan "hide protected operating system files (recommended)"
  7. Klik OK.
    # Biasakan membuka folder flashdisk dengan cara klik kanan start -> explore all users dan membuka file dari navigasi root folder yang ada di sebelah kiri.

Hal ini di tujukan agar virus yang menyebar via autorun.ini tidak aktif saat Anda membuka isi flash disk. Curigai lah file-file aneh dalam flash disk Anda yang tidak lazim ada. Apalagi bila folder tersebut berada dalam posisi hidden. Bila Anda melihatnya lebih baik di delete sajaDemikianlah beberapa tips dari saya untuk menghindari virus dari flash disk menginfeksi komputer Anda.Semoga dapat membantu.

Berikut ilustrasi gambar:

1. Langkah No: 2






2. Langkah No: 3




3. Langkah No: 6



Sumber: www.chip.co.id, isenkblog.blogspot.com, nichpakaich.blogspot.com/,

06.05 Comment0 Comments

Punya helm favorit? berikut cara merawatnya agar tetap baik.

Alat-alat yang dibutuhkan:
  1. Tisu
  2. Kanebo
  3. Pengharum
  4. Pembersih kaca
  5. Kit pengilap

Cara Perawatan:

Mulai dengan membersihkan kaca dengan Kanebo, lakukan dengan perlahan dan hati-hati dengan gerakan lurus ke bawah, hal ini untuk menghindari debu atau partikel keras merusak atau menggores visor/ kaca helm. Apabila kaca helm nya kotor, sebaiknya jangan dibersihkan langsung pakai kanebo. Semprot atau basahi dulu kaca tersebut dengan air biasa atau air sabun, setelah dua menit, keringkan dengan kain lap untuk menyeka kaca. Kemudian setelah beberapa menit, baru gunakan kanebo untuk membersihkannya.

Semprotkan pembersih kaca ke kaca helm dengan takaran yang tepat.Lalu keringkan dengan tisu kering.Untuk bagian luar helm, gunakan kit/ pengilat motor.Caranya hampir sama dengan membersihkan kaca helm.Sekarang, bagian yang paling penting,bagian dalam. Anda tentu tidak menyukai bagian ini lembab dan berbau tidak sedap. Solusinya, semprotkan pengharum dengan aroma yang tidak terlalu menyengat sesuai selera Anda. Bisa juga menggunkan pengharum untuk pakaian.Terakhir, paling tidak setiap dua minggu sekali cuci bagian helm yang dapat dilepas. Caranya,lepas bagian helm tersebut, lalu siapkan air panas dan deterjen. rendambagian tersebut ke dalamnya, lalu bilas hingga bersih. Ingat, jangan dikucek atau diperas karena dapat merusak bagian busa yang ada di dalamnya. Setelah itu segera keringkan dibawah sinar matahari. Selamat merawat helm.

Sumber: [INO] http://epaper.kompas.com

05.49 Comment0 Comments




Tertarik mencoba menyetel klep sepeda motor Honda anda sendiri?Namun ingat, setelan yang salah bisa mempengaruhi performa sepeda motor anda.Sebelum memulai, persiapkan peralatan berikut ini:

1. Obeng (-) besar

2. Kunci T 17 (untuk motor Supra X 125/Kharisma)

3. Kunci T 14 (untuk motor Supra Fit, Tiger)

4. Ring 8-9 (untuk motor tipe bebek)

5. Ring 10-11 (untuk motor tipe Sport)

6. Ring 17 (untuk motor tipe Sport)

7. Ring 24 (untuk motor tipe bebek)

8. Fuller gauge 1set

9. Valve Adjusting wrech (kunci klep)

Caranya:
1. Buka kedua tutup klep (In dan Ex) dengan menggunakan kunci Ring/kunci khusus tutup klep 17(tipe bebek) atau Kunci Ring 24(tipe Sport)
2. Awalnya posisikan agar kondisi valve bebas atau posisi piston pada Titik Mati Atas (TMA), dengan cara buka tutup magnet pada blok mesin kiri dengan menggunakan Obeng (-) besar (ada 2 buah ), pergunakan kunci Ring / kunci T 14/17 untuk memutar poros engkol berlawanan dengan jarum jam.
3. Sambil memutar poros engkol, perhatikan pada saat valve In bergerak, lihat pada lubang kecil di blok magnet, posisikan tanda T pada garis lurus di lubang kecil blok magnet.
4. Kemudian pegang dan gerak-gerakkan kedua klep untuk memastikan keduanya sudah dalam posisi bebas.
5. Jika langkah diatas sudah benar, maka lakukan penyetelan valve dengan ukuran untuk tiap-tiap motor sbb;* Tipe Sport (Tiger,Mega Pro,GL Pro,Phantom) ukuran = 0,10mm (±0,01mm).* Tipe Bebek (Supra Fit, Grand, Legenda, Supra X, Win, GL 100) ukuran celah klep = 0,05mm (±0,01mm).* Tipe Bebek (Supra X 125, Kharisma, Kirana) ukuran celah klep = 0,03mm (±0,01mm)* Tipe Matik (Vario) ukuran celah klep ( Klep In : 0,15mm (±0,01mm) Klep Ex : 0,26mm (±0,01mm) )Cara penyetelannya adalah, kendorkan mur pengikat tappet adjuster (baut stelan klep) dengan menggunakan Ring 8-9 / 10-11
6. Lalu letakkan Fuller gauge sesuai ukuran celah klep kedalam ujung batang klep, putar tappet adjuster(baut stelan klep) sampai terasa apabila fuller gauge di tarik terasa seret dan apabila didorong tidak bisa.
7. Kemudian keraskan lagi mur stelan klep dan cek ulang hasil stelan klep tadi, sampai hasilnya tepat, (bila fuller gauge terasa ditarik seret dan di dorong tidak bisa)
8. Tutup kembali semua komponen yang tadi dibuka kemudian rasakan hasilnya.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat sumber: http://www.matabumi.com